Sekarang, ya sekarang. Aku sedang berada disini. Sebuah kenyataan yang begitu penuh kejutan. Kejutan yang mungkin bisa membawaku dalam kegembiraan atau bahkan sebaliknya. Sekarang, aku berusaha untuk mengikuti aliran air sungai yang tenang. Namun, aku tak mau terombang-ambing di tengah derasnya sungai itu. Sungai yang mungkin kini sedang kupijak, dimana tempatku berdiri. tak mau melawan arus, namun sesekali itu terasa berefek bahkan ku butuhkan.
Aku adalah aku. Aku bukan orang lain. Aku adalah seperti ini. Aku hanyalah aku. Tak pernah berfikir untuk menjadi orang lain. Tapi rasanya terkadang aku sempat merasakan itu sebelum akhirnya kembali lagi menjadi diriku. Mungkin itu sebuah hal yang wajar atau juga hal yang pernah kalian alami sebelumnya?
Tak pernah terbayang bahkan membayangkan hingga sekarang, jam ini, menit ini, atau mungkin detik ini. Semua terlalu menjadi rahasia bagiku. Namun inilah titik yang sangat ku tunggu. Kejadian-kejadian penuh kejutan, yang tak pernah terlihat sebelumnya olehku bahkan orang di sekeliling ku. Rahasia yang menjadikan aku paham atas apa yang terjadi, mengerti semua kejadian, dan pada akhirnya menerima itu semua. Aku terima segala bingkisan-bingkisan cantik itu, walaupun terkadang bingkisan itu terlihat jelek atau cacat rupanya. Namun aku tak begitu percaya dengan segala bentuk yang hanya terlihat dari luar. Boleh jadi ada kejutan yang lebih istimewa bahkan luar biasa untuku.
Sekarang, aku merasa dapat menerima semuanya. Semua yang sudah ku alami dan ku rasakan sebelumnya. Mungkin ini yang disebut sebuah proses. Sebuah proses yang diriku sendiri sangat hargai itu. Sebuah proses yang penuh dengan pertimbangan. Proses yang penuh akan penilaian. Hingga aku bisa mengerti dan memahami apa itu arti sebuah proses. Apa hasil yang ku terima? hasil, bicara mengenai hasil. Hasilku hanya diriku yang tau, tapi kalian bisa membacanya dari luar. Kalian berhak memberikan penilain apa saja. Penilaian yang akan menjadikan sebuah karakter dimata kalian. Tak apah, baik atau buruknya dimata kalian. Namun aku yang berpijak di sini sekarang, berpegangan pada sesuatu yang kokoh dan keras dan tak pernah roboh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar